Obat Stress

Senin, Agustus 24

Banyak orang merasa cukup punya alasan untuk stress. Soalnya, stress tak beralasan itu disebut sakit jiwa, ha ha ha ha ha……Kalau stress itu gangguan jiwa. Jika stres berkepanjangan tak teratasi, sistim, fungsi organ dan kinerja organ tubuh kacau, metabolisme terganggu, akhirnya jadi sakit jiwa alias gila.

Jadi, obatilah stress (jangan hanya nyamuk yang diobati!), tentu tak ada maksud remehkan persoalan Anda, hanya saja, minimal Anda harus jaga kesehatan. Kadang memang masalah itu sulit dan belum teratasi. Begini lho, ibarat beban masalah Anda sebuah koper, Anda tak mesti jinjing terus, sesekali letakkan koper berat itu tanpa membuangnya! (apalagi kalu kopernya ada rodanya, tambah enak bisa diseret)
Sering masalah tak bisa diatasi dengan cepat. Paham nggak? Kalu nggak paham jangan memaksa diri memahami, ntar malah tambah stress, ha ha ha ha ha...

Sepertinya saya ngelantur, padahal iya! Saya seperti orang gila karena stress…. Tapi, saya sudah berhasil mengatasinya. Jadi, yang ada cuma kegilaan, bukan gila. Beda lho antara kegilaan dan gila, Apalagi antara kegilaan dan kebodohan! Maksudnya gimana sih? Pikirkan aja sendiri, tapi jangan sampai stress!

Pokoknya kalau saya stress, ini yang saya lakukan:
Saya berusaha sekuat tenaga atasi persolan dari dalam diri (internal) dan dari luar diri (external), Kalau sudah berjuang setengah mampus tapi belum berhasil, ya udah… istirahat sebentar, jangan sampai depresi dan sakit. Ingat, di Indonesia orang sakit dilarang miskin dan orang miskin dilarang sakit. Mahal bro…

Ada hal-hal yang harus diperjuangkan untuk diubah dan ada hal-hal yang harus saya terima sebagai sesuatu yang tak bisa diubah. Hal-hal yang di luar kemampuan saya, bukan tanggung jawab saya! Kecuali kalau hal itu bisa saya lakukan tapi karena saya malas tidak saya lakukan, baru itu disebut saya salah.

Saya berdoa mohon hikmat untuk mengetahui mana yang bisa diubah atau tidak, mana yang internal atau eksternal. Saya nggak mau sok religius lho! Soalnya kebanyakan orang religius itu munafik, ha ha ha ha ha. Paling tidak, berdoa lebih baik daripada melampiaskan tekanan hidup dengan cara kompensasi merusak diri dengan perbuatan negatif atau kebiasaan buruk. Lu orang waras, gila! Jangan tolol! Ha ha ha ha...

Berjuanglah atasi masalah internal-mu, Umumnya persoalan datang dari dalam diri, bukan faktor eksternal. Kalau eksternal, coba atasi, kalau nggak bisa juga, cuek aja. Bodo’ amat! Daripada stress terus.

Nikmatilah humor, banyaklah tertawa, jangan kebablasan, Tapi mending “gila” daripada bego, ha ha ha ha. Bukalah pintu maaf, ikhlas atau tulus menerima kenyataan. Cintailah hidup. Damai, peace…. Nyantai aja..

(andresuwarjo@yahoo.com)


[+/-] Selengkapnya...

Ciput: Mendadak Gembel

Seperti menjadi tradisi setiap bulan Ramadhan, di kota-kota besar khususnya Jakarta, kita bisa mendapati gembel-gembel dadakan yang makin banyak jumlahnya menjelang hari raya Idul Fitri. Meskipun dirazia tampaknya mereka tidak pernah jera. Maklum, untung dari mengemis di bulan ini benar-benar menggiurkan. Benar-benar bulan penuh berkah. Fenomena musiman ini ternyata ditangkap dengan baik dan direspon dengan kreatif oleh seorang anak...

strip comic,komik strip,ciput,gembel,gelandangan,tunawisma,vagrant,ramadhan

[+/-] Selengkapnya...

Sampai Kau Ada Dalam Hidupku

Sabtu, Agustus 22

ada lonceng di bukit
namun tak pernah kudengar berdentang
tidak pernah kudengar
sampai kau ada

ada burung-burung di angkasa
namun tiada nampak olehku
kepak sayap
tiada pernah kulihat
sampai kau ada

dan ada nyanyian
mawar indah
mereka ceritakan padaku
dalam wewangian segar harum
embun rumput kala fajar

ada cinta di sekeliling
namun tiada pernah kudengar dendangnya
tiada pernah kudengar
sampai kau ada dalam hidupku

***

ada beberapa tempat yang slalu kuingat dalam hidupku
walau sebagian tlah berubah
sebagian tetap, tak lebih baik
sebagian telah hilang
sebagian tersisa

semua tempat ini ada kisahnya
bersama para kekasih dan sahabat
yang masih kuingat
ada yang sudah berpulang
beberapa masih hidup
dalam hidupku aku begitu mengasihi mereka

tapi dari semua teman dan kekasih
tiada yang dapat dibandingkan denganmu
dan semua kenangan ini kehilangan artinya
ketika kupikirkan cinta sebagai sesuatu yang baru
walau aku tak kan pernah kehilangan kasih sayang
pada semua orang dan sesuatu yang tlah tiada
aku tahu, aku akan luangkan waktu mengenang mereka
dalam hidupku, aku lebih mencintaimu


(saduran bebas 2 lagu The Beatles: Till There Was You dan In My Life)


[+/-] Selengkapnya...

Ciput: Ikut Sibuk

Rabu, Agustus 19

Noordin M. Top, manusia sesat yang menjadi buronan nomor satu di Indonesia saat ini, benar-benar top. Bukan hanya kelihaian strategi dan licinnya dia dari sergapan polisi tapi juga tahu benar cara menakut-nakuti alias meneror masyarakat luas. Semuanya sibuk takut sampai lupa mencari. Namun ada juga yang tidak lelah mencari termasuk anak kecil ini...

strip comic,komik strip,ciput,jokes,noordin m top,akibat teroris

[+/-] Selengkapnya...

Akibat Teroris

strip comic,jokes,noordin m top,teroris,komik strip

[+/-] Selengkapnya...

Mencari Teroris

strip comic,komik strip,jokes,teroris,police,BIN

[+/-] Selengkapnya...

Dirgahayu Indonesiaku

Senin, Agustus 17

Genap 64 tahun usiamu kini. Namun rupamu semakin carut marut, dinodai bangsamu sendiri. Nasionalisme masih menjadi hal yang nyata tapi sekaligus absurd/abstrak seperti halnya terorisme sekarang ini. Misinya nyata tapi visinya absurd. Atau sebaliknya.

Katanya Nasionalis tapi pandangannya sempit dan cenderung nyaman dalam tempurungnya sendiri. Katanya untuk kepentingan negara tapi nyatanya lebih banyak dicuri untuk kepentingan golongan. Katanya menjunjung demokrasi padahal hanya topeng mencari kekuasaan. Di mimbar dan media massa teriak "Rakyatku nomor 1!", sementara dalam pikiran dan tindakan menggumam "Rakyat nomor 1...setelah Golonganku."

Kepentinganmu selalu dibiaskan oleh kepentingan-kepentingan kecil yang lahir dari kepala-kepala besar yang pintar namun bermental kecil. Dari Egoisme raksasa tapi berhati kerdil. Ketegaran dan wibawamu perlahan tapi pasti digerogoti habis.
Genap 64 tahun usiamu Ibu. Semoga usiamu cukup untuk melihat kebangkitan negeri ini lagi. Meraih kejayaan seperti dulu. Merebut lagi kemerdekaan. Selamat panjang umur Ibu. Dirgahayu Indonesiaku.

[+/-] Selengkapnya...

Ciput: Bendera

Minggu, Agustus 16

Kesenjangan usia dan pengalaman tentu berpengaruh pada, antara lain, empati dan cara pandang seseorang akan suatu hal. Empati dan cara pandang orang muda akan makna kemerdekaan tentu berbeda dengan orang tua walaupun mungkin tidak berbeda jauh. Tapi kesenjangan ini bisa diperkecil dan dipermudah jika ada jembatan komunikasi diantara dua sisi/pihak tadi. Masalahnya, apakah kita mau saling mendengarkan dan merendahkan hati?

strip comic,komik strip,ciput,indonesia,merah putih,indonesian flag

[+/-] Selengkapnya...

" A R O G A N "

Kamis, Agustus 13

Sikap arogan tentu berkonotasi buruk. Setingkat dengan kesombongan, arogan adalah sikap angkuh, keras, sewenang-wenang, maunya menang sendiri, nggak mau menang bareng-bareng. Tentu saja perseorangan atau lembaga bisa bersikap arogan.

Saya mau bahas arogan dalam tanda kutip. Seringkali sikap mempertahankan pendirian atau komitmen, mengajak disiplin, taat peraturan, juga dianggap arogan. Padahal itu perlu. Bangsa Inggris tidak akan jadi bangsa yang besar (Great Britania) kalau tidak arogan, The Beatles tak akan jadi legenda musik jika tidak arogan. Band ini terkenal pameo-nya: Menolak penolakan. Vatikan, dengan hirarki gereja katolik-nya tak mungkin bertahan sebagai lembaga besar dan solid lebih dari 2000 tahun!

Jadi, dalam situasi tertentu perlu sikap arogan. Kenapa? Karena tidak mungkin kita menuruti keinginan semua orang. Untuk maju perlu fokus pada target, perlu tindakan tegas, kadang-kadan tanpa kompromi. Kebanyakan orang susah diatur, apalagi orang-orang pintar atau merasa pintar. Maka, sikap “arogan” menjadi elemen penting sebuah pencapaian.

Kecenderungan orang-orang adalah menekan pihak lain. Seringkali ide kita, walau bagus, ditolak karena sirik. “Gue tau, ide lu bagus, sayang ide bagus itu datang dari lu, bukan dari gue……!” Jangan lupa gejala alami, yang kuat cenderung menekan yang lemah. Akan jadi lain ceritanya jika kita kasih “perlawanan,” orang akan berpikir seribu kali berbuat seenaknya.

Saya pribadi juga pernah dianggap arogan, terlalu keras, hanya karena saya mencoba tegas dan melatih diri berkepribadian kuat (padahal saya orang lembut…kadang lembut bagai tepung, kadang lembut bagai tinja!).

Kritik ini mula-mula mengganggu saya, tapi setelah merenungkannya secara mendalam saya tidak mengubah sikap saya. Alasannya: saya bukan orang “yes man”. Saya biasa menerima masukan, tapi saya tidak biasa didikte. Sekali aja saya lemah, maka sayapun melempem. Tidak dinamis dan membosankan ( buntutnya menyebalkan!). Pribadi saya harus kuat jalani hidup yang berat. Supaya nggak serem saya juga humoris: jadilah saya yang lucu, menjengkelkan sekaligus dirindukan.

Tentu jangan samakan sikap tegas dengan kejam. Sama sekali beda. Walau cukup sulit bedakan tegas atau kejam, Karena arogan memang dekat dengan kesombongan. Bedanya tipis. Tapi kita punya akal budi yang mengontrol apakah kita kejam atau perlu tegas.

(Andre Suwarjo)

[+/-] Selengkapnya...

Flu Burung + Flu Babi = Flu Meong (1)

Selasa, Agustus 11

Wah, pandemi flu babi (mexican flu, swine flu atau pig flu) tampaknya makin meluas dan mengkhawatirkan. Hal yang sama terjadi seperti pada kasus flu burung. Meskipun sama-sama dari jenis virus influenza tipe A namun virus flu burung (yang masih berjangkit saat ini bersubtipe H5N1) tampaknya lebih 'gaul' sehingga bisa menyebar ke spesies lain seperti babi, kucing, anjing, harimau, dan manusia. Selain itu, virus avian flu (flu burung) juga lebih ganas dan mematikan.

serigala,babi,flu babi,mexican flu,h1n1 virus,topeng,kedok,karikatur,charicature,pandemi,swine flu

H1N1 tipe klasik yang bermutasi menjadi H1N1 tipe Mexico
Berbeda dengan virus flu burung, virus flu babi (H1N1) walaupun penyebarannya jauh lebih cepat tapi ia tidak ganas walaupun ada pula korban meninggal akibat flu ini. Awalnya flu babi ini hanya endemik pada populasi babi. Walaupun hampir tiap tahun ada kasus manusia yang terinfeksi flu babi (biasanya ditemukan pada orang-orang yang bersentuhan dengan babi) namun kasusnya tidak pernah sebesar dan separah seperti sekarang ini. Hal tersebut bisa jadi karena virus H1N1 yang ada sekarang berbeda dengan yang sebelumnya alias telah bermutasi. Bahkan faktanya, virus A-H1N1 tipe Mexico ini belum pernah ditemukan pada babi.
Pandemi flu babi sejak terdeteksi pertama kali hingga kini telah memakan korban jutaan orang termasuk pula korban meninggal. Tanpa pandang bulu, virus ini terus saja menularkan dirinya. Tidak terbatas pada mereka yang berdekatan atau bekerja di peternakan babi, orang yang berilmu babi ngepet, ataupun orang yang dicap 'babi', tapi tiap orang! Bener-bener ga pandang bulu! Tiap hari kasusnya bertambah, khususnya di Amerika Serikat dan Mexico. Hingga akhir Juni 2009, di AS saja sedikitnya 1 juta orang telah terkena flu babi.
Di Indonesia, korban juga masih terus bertambah. Menurut data Depkes RI pertengahan Juli lalu 'baru' mencapai 150-an orang. Bertambah lagi menjadi 239 orang per 22 Juli. Kini data terakhir per 5 Agustus, total penderita telah mencapai 662 orang! Bandingkan dengan korban flu burung yang 'baru' mencapai 157 orang per 16 Juli 2009. Sekarang, mau pilih yang mana; yang pelan-pelan tapi mematikan atau 'jinak-jinak' mengkhawatirkan?

flu babi,flu burung,avian flu,agen virus,virus agent,virus mematikan,h1n1 virus,h5n1 virus,mexican flu,pandemi,karikatur,charicature,swine flu

bersambung

(dari berbagai sumber/ptoe!)

[+/-] Selengkapnya...

Flu Burung + Flu Babi = Flu Meong (2)

Perbandingan virus H5N1 dengan virus H1N1
Meskipun sangat menular Virus Flu Babi (H1N1) ini tidak seagresif virus flu burung (H5N1), meskipun H1N1 juga memiliki sifat yang sama, yakni bersifat merusak paru-paru. Hanya saja, tingkat kematian H1N1 hanya 0,5 persen sementara tingkat kematian penderita yang terpapar H5N1 mencapai 75 persen. Jauh di bawah daya rusak flu burung. Bahkan si sakit bisa sembuh sendiri tanpa harus mengkonsumsi obat seperti tamiflu dan lainnya, asalkan staminanya bagus. Fiuh... lega deh. Walaupun begitu jangan sampai deh terinfeksi virus ini. Untuk itu ada baiknya membaca tabel ini untuk mengetahui hal-hal yang berkenaan dengan kedua jenis virus tadi, bagaimana pencegahan & pengobatannya.
tabel perbandingan, flu babi, flu beurung, swine flu, avian flu, mexican flu
Flu Burung+Flu Babi+Flu Manusia = Flu Meong?

charicature,karikatur,virus agent,virus mematikan,flu babi,flu burung,avian flu,mexican flu,h1n1 virus,h5n1 virus,pandemi,swine flu

Nah, yang perlu dikhawatirkan adalah adanya koalisi antara virus flu burung dengan virus flu babi (mungkin juga dengan virus flu manusia) dan menghasilkan jenis virus baru yang lebih berbahaya. Nah loh! Bagaimana mungkin?! Mungkin saja. Begini, babi bisa 'menampung' banyak jenis virus flu. Virus flu babi itu sendiri, virus flu burung bahkan virus flu manusia. Virus-virus berbagai jenis tadi bisa saling beradaptasi (pola 1) bahkan yang lebih berbahaya jika saling bertukar gen/bermutasi (pola 2) dan menciptakan galur pandemik baru. Virus yang berubah di tubuh babi lebih mungkin menular ke manusia (atau sebaliknya). Pasalnya, manusia dan babi sama-sama mamalia yang cenderung memiliki kesamaan antara lain suhu tubuh. Sebaliknya, flu unggas tidak bisa langsung ke manusia. Hal ini makin memungkinkan karena Indonesia belum berhasil mengendalikan H5N1 dan belum menuntaskan pemetaan virus H5N1 ditambah banyaknya peternakan unggas dan babi yang berdekatan. Hmm, kalau benar-benar kejadian tercipta virus baru dari kedua atau ketiga jenis virus tadi, bakal dikasih nama apa ya? Virus flu Meong ngkali...
(dari berbagai sumber/ptoe!)

[+/-] Selengkapnya...

Romantisme Mbah Surip

Senin, Agustus 10

Saya membayangkan, ketika dulu almarhum Mbah Surip menciptakan lagunya "Tak Gendong" di bawah salah satu jembatan di Amerika (entah jembatan apa, di kota mana)... Saat itu Mbah sedang melepas lelah setelah seharian bekerja, mungkin. Atau mungkin juga saat itu ia sedang iseng duduk-duduk di sana sambil menikmati pemandangan. Atau, bisa jadi Mbah sedang membayangkan kampung halamannya di Mojokerto. Hatinya sedang rindu pulang. Rindu keluarganya.
Pikirannya melayang-layang sampai akhirnya matanya tertumbuk sepasang kekasih yang sedang menghabiskan waktu sore mereka dengan menikmati matahari terbenam. Tubuh mereka yang bertautan saling berbahasa; aku ingin selalu bersamamu. Aku akan ikut kemanapun kamu pergi...
Hmm, namun mungkinkah inspirasi itu justru timbul dari romantisme seorang gembel dengan trotoar jalan di satu sudut sempit, kotor dan terabaikan? Mungkin saja...
Romantisme cinta & kejujuran yang murni dari sepasang kekasih, antara gembel dengan baju dekil dan sudut kotornya yang terabaikan, atau... mungkin dari hal-hal yang jauh lebih sederhana. Rasa itu menyambangi hati Mbah Surip yang terbuka bagi cinta dan kepasrahan, berproses lalu terlahir baru dalam rupa karya yang juga sederhana, jujur dan romantis, berbalut kejenakaan seorang Mbah Surip.

(ptoe!)

[+/-] Selengkapnya...

Burung Merak Berpulang

Sabtu, Agustus 8

KENANGAN DAN KESEPIAN

Rumah tua
dan pagar batu.
Langit di desa
sawah dan bambu.

Berkenalan dengan sepi
pada kejemuan disandarkan dirinya.
Jalanan berdebu tak berhati
lewat nasib menatapnya.

Cinta yang datang
burung tak tergenggam.
Batang baja waktu lengang
dari belakang menikam.

Rumah tua
dan pagar batu.
Kenangan lama
dan sepi yang syahdu

diambil dari buku : EMPAT KUMPULAN SAJAK, karya RENDRA

ws rendra,pujangga,pujangga,penyair,burung merak,indonesia,karikatur,charicature

Wahyu Sulaiman Rendra, budayawan dan penyair ternama Indonesia yang dijuluki "Burung Merak", meninggal dunia karena sakit komplikasi di usia 74 tahun, pada Kamis 6 Agustus 2009 malam. WS Rendra, yang lahir di Solo 7 November 1935, wafat di kediaman putrinya Clara Shinta yang terletak di Kompleks Perumahan Pesona Kayangan, Depok.

Almarhum pernah mendapat beberapa penghargaan antara lain :

* Hadiah Pertama Sayembara Penulisan Drama dari Bagian Kesenian Departemen Pendidikan dan Kebudayaan , Yogyakarta (1954)
* Hadiah Sastra Nasional BMKN (1956)
* Anugerah Seni dari Pemerintah Republik Indonesia (1970)
* The S.E.A. Write Award (1996)
* Penghargaan Achmad Bakri (2006).

Beberapa karya almarhum antara lain :

* Orang-orang di Tikungan Jalan (1954 - Drama)
* Mastodon dan Burung Kondor (1972 - Drama)
* Hamlet (terjemahan dari karya William Shakespeare, dengan judul yang sama - Drama)
* Macbeth (terjemahan dari karya William Shakespeare, dengan judul yang sama - Drama)
* Oedipus Sang Raja (terjemahan dari karya Sophokles, aslinya berjudul "Oedipus Rex" - Drama)
* Panembahan Reso (1986 - Drama)
* Kisah Perjuangan Suku Naga
* Balada Orang-Orang Tercinta (Kumpulan sajak)
* Bersatulah Pelacur-Pelacur Kota Jakarta (Kumpulan sajak)
* Empat Kumpulan Sajak (Kumpulan sajak)
* Jangan Takut Ibu (Kumpulan sajak)
* Sajak Rajawali (Kumpulan sajak)
* Sajak Seonggok Jagung (Kumpulan sajak)
* Surat Cinta1 (Kumpulan sajak)

Selamat jalan, bung!

(dari berbagai sumber/ptoe!)

[+/-] Selengkapnya...

IN MEMORIAM

Rabu, Agustus 5

Mbah Surip
mbah surip,reggae,tak gendong,i love you full,urip ariyanto
Mbah Surip yang punya nama asli Urip Achmad Rijanto Soekotjo telanjur melekat di hati pecinta musik Indonesia. Bagaimana tidak, jutaan orang menyukai lagu "Tak Gendong" ciptaan pria kelahiran Mojokerto, 5 Mei 1949 ini dan menjadikannya sebagai Ring Back Tone (RBT) di HP mereka. Katanya, keuntungan dari RBT ini tak kurang dari 4,5 milyar rupiah mengalir ke tabungan Mbah Surip. Sayang, Mbah Surip yang pernah bekerja di pengeboran minyak & tambang berlian di sejumlah negara seperti Kanada, Texas, Yordania, dan California ini hanya sekejap menikmati ketenarannya. Selasa, 4 Juli 2009 di usianya yang ke-60, beliau harus kembali ke pangkuan Tuhan YME.
Dalam perjalanan bermusiknya, ia telah mengeluarkan beberapa album yang dimulainya sejak 1997. Beberapa albumnya antara lain, IJO ROYO-ROYO (1997), INDONESIA I (1998), REFORMASI (1998), TAK GENDONG (2003) dan BARANG BARU (2004).
Selamat jalan Mbah Surip, We Love You Full!

Corazon Aquino
corazon aquino,president of phillipinas,woman president
Dunia Internasional juga baru saja kehilangan salah satu tokoh wanita yang hebat, Maria Corazon Sumulong Cojuangco Aquino atau lebih dikenal dengan Cory Aquino. Mantan Presiden wanita pertama dari Asia ini lahir di Paniqui, Tarlac, Filipina , 25 Januari 1933, 76 tahun silam. Cory Aquino pernah menjadi Presiden Filipina ke-11, 25 Februari 1986 – 30 Juni 1992. Ia menjadi figur penentang kekuasaan otokratik yang dilakukan Presiden Ferdinand Marcos, pendahulunya.
Janda alm. senator Benigno Aquino Jr. yang terbunuh sesaat setelah mendarat di Bandara Internasional Manila 21 Agustus 1983 ini, dipanggil Bapa di Surga setelah 16 bulan melawan kanker usus besar.
Ibu Cory, selamat jalan, semoga Tuhan menerimamu di Surga.

(dari berbagai sumber/ptoe!)

[+/-] Selengkapnya...

PENDIDIKAN INDONESIA

Sabtu, Agustus 1

karikatur,charicature,pendidikan,sekolah gratis,sekolah komersil,jargon,biaya pendidikan
Tahun Ajaran Baru sudah 1-2 minggu berjalan. Pengumuman Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri pun sudah keluar. (silakan akses di sini)
Bicara masalah pendidikan di Indonesia hingga saat ini, sangatlah banyak dan kompleks. Masalah terbanyak mungkin seputar mahalnya biaya pendidikan. Belum bicara kualitas. Biaya pendidikan masih dinilai relatif mahal oleh kebanyakan kalangan khususnya bagi masyarakat berekonomi menengah ke bawah. Dari soal uang gedung, uang pangkal, uang SPP, uang seragam, beli buku-buku pelajaran plus LKS (Lembar Kerja Siswa), sumbangan wajib ini, sumbangan wajib itu, sumbangan sukarela penuh, sumbangan sukarela setengah hati, dll. Semua bicara uang dan pakai uang. Apakah ada yang gratis? Tentu ada. Pemerintah sudah cukup lama bicara tentang sekolah gratis. Baru bicara, karena kenyataan di lapangan ternyata tidak ada sekolah yang benar-benar gratis. Bebas uang gedung, lainnya bayar. Bebas uang pangkal, lainnya bayar. Bebas biaya ini, biaya itunya...bayar!
Ironisnya, Pemerintah dalam hal ini Menteri Pendidikan, membenarkan hal itu. Bahwasanya biaya yang dibebaskan oleh sekolah adalah biaya-biaya yang telah ditanggung Pemerintah melalui Program BOS. Voila! Jadilah sekolah gratis...tis! Persepsi kebanyakan masyarakat tentu berbeda. Terbukti dengan banyaknya orang tua yang kecewa dan merasa tertipu oleh iklan SEKOLAH GRATIS. Buat mereka dan saya, sekolah gratis adalah benar-benar gratis tanpa embel-embel. Tul ga?
Coba lihat artikel ini dan ini deh...
Gimana menurutmu? prihatin ya?
Nah, kalau ini memang benar-benar gratis yaitu Sekolah Gratis yang diadakan oleh ISCO. Apa itu ISCO, seperti apa dan untuk siapa program Sekolah Gratis tersebut silakan lihat di sini dan di sini.

Ahh... keprihatinan kita atas dunia pendidikan bisa terus bertambah. Belum terlupakan berita-berita tentang sekolah atau ruang kelas yang rubuh dimakan usia. Beberapa waktu lalu ada berita penarikan perabot sekolah oleh perusahaan pembuatnya karena belum lunas dibayar pihak sekolah sehingga murid-murid yang sudah datang menjadi telantar. Belum lagi kasus ruislag SMAN 4 Pematang Siantar yang diubahfungsikan oleh pemerintah setempat yang masih hangat. Bisa panjang deh...

Anda berharap saja pada pemerintahan baru yang akan dibentuk nanti supaya fokus & porsi anggaran pada pendidikan ditambahkan. Atau setidaknya Presiden bisa memilih Mendiknas yang jauh lebih OK.

Lain kali saya mau posting berita-berita sukacita dari dunia pendidikan Indonesia, ah... biar ga prihatin melulu.

(dari berbagai sumber/ptoe!)

[+/-] Selengkapnya...

SAHABAT Jala

KOPI PANAS Jala

BEHIND Jala

Foto saya
menjala hati, menjelajah dunia dalam dunia -Andreas & Petrus-

  © Blogger template Techie by Ourblogtemplates.com 2008, edit by PeToe! 2009

Back to TOP