Tampilkan postingan dengan label music. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label music. Tampilkan semua postingan

18 Agustus 2015

SINAR JIWA (saduran bebas lagu The Beatles: INNERLIGHT)

Without going out of my door,
I can know all things of earth
Without looking out of my window
I could know the ways of heaven
The farther one travels, the less one knows
The less one really knows

Tanpa keluar dari pintu ,
Aku bisa tahu semua hal di bumi
Tanpa melihat keluar dari jendela
Aku bisa mengetahui jalan-jalan  surga
Sesuatu yang lebih jauh dari semua perjalanan
Sedikit orang yang tau
Semakin sedikit orang  yang benar-benar  menyadari


Without going out of your door
You can know all things on earth
Without looking out of your window
You could know the ways of heaven
The farther one travels, the less one knows
The less one really knows

Tanpa keluar dari pintu Anda
Anda dapat mengetahui segala sesuatu di bumi
Tanpa melihat keluar dari jendela
Anda bisa mengetahui cara surga
Sedikit orang yang tau
Semakin sedikit yang benar-benar  menyadari


Arrive without traveling,
see all without looking
Do all without doing


Tiba tanpa bepergian ,
 Menyaksikan  semua tanpa melihat
Mengerjakan  semua tanpa melakukan

20 Mei 2012

Could It Be, Raisa

 
Anda mungkin sudah tahu Raisa Andriani atau lebih dikenal dengan Raisa, pelantun tembang "Serba Salah"," Could It Be", atau" Apalah (Arti Menunggu)". Wajah baru di dunia musik Indonesia yang juga didaulat menjadi bintang pariwara salah satu merk shampoo terkenal. Saya termasuk yang terlambat menyadari kehadirannya. Saya tahu Raisa lebih dulu sebagai model iklan Shampoo. Di iklan tersebut disebut; Raisa, penyanyi. Penyanyi di mana dan kayak apa? Begitu pikir saya. Apakah mungkin alumnus Idol (Indonesian Idol) atau ajang kontes nyanyi sejenis? Tapi kok... namanya bukan Raisa Idol, Raisa KDI, atau lainnya. Raisa aja tanpa emblem apa-apa... Dari sinilah saya mulai mencari tahu dan begitu tahu... saya langsung klepek-klepek alis jatuh cinta. Uhuy!

Bagi saya kehadiran Raisa di blantika musik Indonesia -sejak setahun lalu- sangatlah menyejukkan. Ga terdengar atau terlihat di ajang-ajang pencarian bakat yang marak dan tayang di televisi, tiba-tiba muncul dengan aura superstar yang kuat namun anggun. Kehadirannya (dan kualitas musikalnya) seperti Afgan ketika muncul pertama kali. Tiba-tiba muncul, mengejutkan karena kualitas musik di atas rata-rata, lalu meroket karena aura bintang yang ia miliki. Banyak penyanyi senior, antara lain Armand Maulana, yang angkat jempol tinggi-tinggi namun sekaligus 'bingung' dengan Afgan. "Ini anak ajaib muncul tiba-tiba dari mana sih?" atau "Lo ke mana aja sih selama ini?", begitu kelakarnya. Raisa yang pernah tampil di ajang bergengsi Java Jazz Festival dan Java Soulnation Festival 2011 ini banyak terpengaruh oleh Brian McKnight, JoJo, Joss Stone, Alicia Keys, Mariah Carey sampai Whitney Houston ini.

Kesuksesan ini didorong oleh keberanian tiga musisi muda Indonesia dalam melepas warna berbeda, di luar tren saat ini. Asta Andoko (personil band RAN), Ramadhan Handy, dan Adrianto Ario Seto (keduanya personil band Soulvibe) sukses memproduseri album perdana Raisa yang bertajuk "Raisa (Self Titled)".


Menyejukkan. Di tengah kepungan trend Boyband dan Girlband ala K-Pop atau Band-band 'Melayu', muncul Raisa dengan suara yang merdu dan empuk, groovy, lagu & liriknya pun berkelas, dan tentu saja, enak banget melihat Raisa bernyanyi. Jangan salah, saya ga anti dengan band atau lagu Melayu. Saya hanya tidak suka band dan lagu yang jelek. Boyband atau Girlband karbitanpun silakan tapi jangan asal. Saya apalagi tidak suka jika ada yang mengatakan lagu Melayu (termasuk Dangdut) 'lebih Indonesia'. Buat saya itu hanya bahasa industri atau bahasa dagang supaya lagu (atau band) Melayu laku di pasaran. Ingat, musik adalah bahasa universal, bung!

Saya teringat, dulu Norah Jones juga membawa angin segar di blantika musik mancanegara pada tahun 2000-an. Ia mengusung musik yang jazzy di tengah trend musik 'ramai' di kala itu. Tahun 2003, album perdananya "Come Away With Me" yang antara lain berisi tembang "Don't Know Why", "Turn Me On", dan "Come Away With Me" sukses diganjar 5 Grammy Awards dan berbagai penghargaan bergengsi lainnya. Album kelimanya "Little Broken Hearts" baru saja rilis awal Mei 2012. Hingga kini albumnya terjual lebih dari 40 juta kopi di seluruh dunia.

Saya tidak ingin membandingkan Raisa dengan Afgan atau Norah Jones atau artis lainnya. Saya hanya bahagia dengan kehadiran Raisa. Tentu, saya ingin Raisa bisa berprestasi seperti mereka, diakui (kalau bisa sampai mancanegara seperti Anggun atau Agnes Monica), dan meraih sukses panjang. Jarang banget loh artis atau penyanyi solo wanita Indonesia yang eksis panjang seperti Vina Panduwinata, Waljinah atau Titiek Puspa. Jadi, mengapa Raisa tidak...





(petrus petoe 2012)

08 September 2009

What I Cannot Change

Pada 9 October 2007, LeAnn Rimes, penyanyi pop country peraih Grammy Awards yang terkenal dengan beberapa lagu hits seperti "Blue", "How Do I Live", "You Light Up My Life", dan "I Need You" merilis album "Family". Di album ini ada satu lagu yang diyakini fans dan banyak pengamat musik pop country sebagai single terbaik selama karir musiknya.

Diinspirasi dari Serenity Prayer, lagu "What I Cannot Change" yang ditulis sendiri oleh LeAnn Rimes dan Darrel Brown bercerita tentang pengampunan, kepasrahan dan upaya untuk mencintai apa yang tidak bisa ia (manusia) ubah. Tapi ia akan mengubah apapun yang bisa diubah. Keberanian sikap dan kekuatan hati.
Musik, Lirik dan pembawaan lagu yang kuat dan menyentuh ini tanpa disadari Rimes berdampak luas khususnya pada para penggemarnya. Kemudian dalam situsnya Rimes mengundang siapa saja untuk berbagi cerita dan pengalaman pribadi mereka. Silakan klik di sini kalau kamu mau langsung melihat situsnya. Pada 14 April 2009, buku "What I Cannot Change" yang berisi kumpulan kisah-kisah tadi dirilis dan diedarkan ke publik.

"What I Cannot Change"

I know what makes me comfortable
I know what makes me tick
And when I need to get my way I know how to pour it on thick
Cream and sugar in my coffee
Right away when I awake
I face the day and pray to God I won't make the same mistakes
Oh the rest is out of my hands

Chorus :
I will learn to let go what I cannot change
I will learn to forgive what I cannot change
I will learn to love what I cannot change
But I will change, I will change
Whatever I, whenever I can

I don't know my Father
Or my Mother well enough
Seems like every time we talk we can't get past the little stuff
The pain is self inflicted
I know it's not good for my health
But it's easier to please the world than it is to please myself
Oh the rest is out of my hands

to Chorus

Right now I can't care about how everyone else will feel
I have enough hurt of my own to heal

to Chorus


Ok, sobat Jala, sebagai bonus kamu boleh download salah satu versi video clip "What I Cannot Change" yang saya unduh dari Youtube.
Enjoy your life and keep smile.

(petoe!)

22 Agustus 2009

Sampai Kau Ada Dalam Hidupku

ada lonceng di bukit
namun tak pernah kudengar berdentang
tidak pernah kudengar
sampai kau ada

ada burung-burung di angkasa
namun tiada nampak olehku
kepak sayap
tiada pernah kulihat
sampai kau ada

dan ada nyanyian
mawar indah
mereka ceritakan padaku
dalam wewangian segar harum
embun rumput kala fajar

ada cinta di sekeliling
namun tiada pernah kudengar dendangnya
tiada pernah kudengar
sampai kau ada dalam hidupku

***

ada beberapa tempat yang slalu kuingat dalam hidupku
walau sebagian tlah berubah
sebagian tetap, tak lebih baik
sebagian telah hilang
sebagian tersisa

semua tempat ini ada kisahnya
bersama para kekasih dan sahabat
yang masih kuingat
ada yang sudah berpulang
beberapa masih hidup
dalam hidupku aku begitu mengasihi mereka

tapi dari semua teman dan kekasih
tiada yang dapat dibandingkan denganmu
dan semua kenangan ini kehilangan artinya
ketika kupikirkan cinta sebagai sesuatu yang baru
walau aku tak kan pernah kehilangan kasih sayang
pada semua orang dan sesuatu yang tlah tiada
aku tahu, aku akan luangkan waktu mengenang mereka
dalam hidupku, aku lebih mencintaimu


(saduran bebas 2 lagu The Beatles: Till There Was You dan In My Life)