11 April 2022

Teknologi Ngeri-Ngeri Sedap (2): Printer 3D

Trend, Revolution, or Disaster?

Ketika teknologi nuklir ditemukan lalu bom atom dijatuhkan, kengerian hebat langsung menyergap mata dan benak. Trauma yang tidak hanya menderitakan Jepang tapi juga seluruh dunia. Banyak orang masih ngeri dan khawatir ketika mendengar kata "nuklir", seakan-akan nuklir itu hanya berkaitan dengan bom atom dan bencana.
Teknologi ini memang banyak diaplikasikan ke militer dan persenjataan. Kapal selam nuklir, rudal nuklir, dsb. Tapi bidang lain pun sudah banyak yang menggunakan teknologi ini dan memberi manfaat luar biasa kepada masyarakat. Dalam bidang kedokteran dan medis, infrastuktur pasokan listrik seperti PLTN, dsb. Ini memang bukan teknologi mudah dan pemanfaatannya harus bijaksana.
Walaupun begitu, bayangan bencana atau dampak langsung-tidak langsung dari menggunakan nuklir selalu melekat. Mungkin juga akibat perkenalan awal manusia dengan nuklir yang traumatis dulu. Baru kenal, langsung bikin ilfil. Ibarat Upin Ipin ketemu Thanos.
Ada yang bilang, setiap teknologi dan ilmu pengetahuan yang kita kuasai, selalu menciptakan 2 sisi koin: baik dan buruk. Salah satu teknologi yang menakutkan, walaupun tidak memiliki daya hancur sedahsyat nuklir dan tanpa perkenalan traumatis, buat saya adalah Printer 3D. Ini merupakan bagian kedua dari seri Teknologi Ngeri-Ngeri Sedap. Kali ini saya akan memaparkan sebab, mengapa printer 3D itu berpotensi mengerikan!

Mengapa mengerikan dan apa dampaknya buat kehidupan kita? Yuk kepoin dalam konten eksklusif Jalahati di Karyakarsa.

>>>Jadilah pendukung Jalahati dengan membaca, membeli karya, atau kasih tip di Karyakarsa.com/Jalahati<<<
>>>Jadilah pendukung Jalahati dengan membaca, membeli karya, atau kasih tip di Karyakarsa.com/Jalahati<<<
>>>Jadilah pendukung Jalahati dengan membaca, membeli karya, atau kasih tip di Karyakarsa.com/Jalahati<<<

04 April 2022

Teknologi Ngeri-Ngeri Sedap (1): Deepfake



Teman Cerdas
Ada saat di mana manusia merasa ngeri dengan teknologi yang ditemukan atau diciptakannya. Sejarah mencatat begitu dahsyatnya bencana yang diakibatkan oleh nuklir, baik dari bom atom ataupun kebocoran reaktor nuklir. Kengeriannya masih dirasakan sampai sekarang. Ada juga saat dimana manusia bersukacita dan antusias dengan teknologi robotik. Bahkan saat ini banyak anak-anak yang sudah belajar membuat robot di sekolah. Walaupun ada fantasi dan imajinasi akan adanya pemberontakan robot-robot pintar seperti didongengkan film, antusiasme akan teknologi robotik tidak berkurang.
Berkaitan dengan robot pintar ini, ada suatu teknologi lagi yang terkait dengannya yaitu teknologi AI/Artificial Intelligence (intelejensi/kecerdasan buatan). Inilah yang membuat robot biasa jadi pintar dan "hidup". Tidak usah jauh-jauh membayangkan robot pintar seperti robot Transformers atau Baymax. Laptop atau ponsel pintar (smartphone) pun sudah dibekali teknologi AI ini. Ada Siri di Iphone dan Google Assistant di gawai android. Anda tinggal memberi perintah seperti: Putarkan lagu! Bacakan artikel! Bacakan chat, dll. AI di ponsel anda memang dimaksudkan untuk membantu kerja dan hidup anda. Rugi kalau anda gaptek.
..........
Deepfake juga bisa membuka peluang adanya metode pembelajaran baru dan memberi manfaat besar bagi dunia pendidikan... Atau peluang baru di dunia esek-esek. Saya tidak kaget jika nanti marak yang membuat live video pamer bagian tubuh tapi mengganti wajahnya dengan wajah artis tertentu supaya dapat cuan lebih banyak. Ini yang namanya teknologi ngeri-ngeri sedap!

Yuk, baca kelanjutannya dan kepoin teknologi AI dan Deepfake dalam konten eksklusif Jalahati di Karyakarsa-Jalahati I Deep Fake, lur.

share, like, comment
Dukungan anda, semangat kami. Mamakasih.

>>>Jadilah pendukung Jalahati dengan membaca, membeli karya, atau kasih tip di Karyakarsa.com/Jalahati<<<
>>>Jadilah pendukung Jalahati dengan membaca, membeli karya, atau kasih tip di Karyakarsa.com/Jalahati<<<
>>>Jadilah pendukung Jalahati dengan membaca, membeli karya, atau kasih tip di Karyakarsa.com/Jalahati<<<